JKT48 for Beginners

Apakah Anda berpikir bahwa JKT48 (baca: Jeketi forty eight) adalah girl band seperti halnya Chery Belle, She, Blink, atau girl band populer Indonesia lainnya?

Jika demikian, anggapan Anda tak sepenuhnya benar. JKT48 memang berisi gadis-gadis cantik yang sebagian besar kegiatannya adalah menghibur fans dengan bernyayi dan menari.

dok. HAI

Namun, mereka bukan girl band. JKT48 adalah idol group.

Apa itu Idol Group?

Konsep idol group ini berbeda dengan girl band. Jika girl band diperkenalkan kepada khalayak setelah terbentuk dalam format yang sempurna, idol group justru sebaliknya.

Idol group diperkenalkan kepada khalayak ketika mereka belum sempurna. Dengan demikian, para fans bisa melihat sendiri perkembangan idola mereka dari yang bukan siapa-siapa kemudian menjadi “seseorang” di masa depan.

“AKADEMI” KEARTISAN

Bisa juga dibilang bahwa JKT48 itu semacam akademi keartisan yang mendidik para anggotanya yang diseleksi dengan ketat untuk dilatih menjadi idola multitalenta.

Para member dilatih untuk memiliki kemampuan menari, menyanyi, akting, juga public speaking

Kemampuan-kemampuan itu adalah prasyarat utama menjadi seorang bintang. Jadi mereka dididik menjadi seorang bintang di dunia entertainment.

dok. HAI

Idol group juga memiliki sistem regenerasi untuk merekrut member baru. Di grup 48, ada aturan ketat yang diberlakukan khusus oleh manajemen grup dalam menjaga nama baik grup dan idol itu sendiri.

Selain itu, ada sistem kelulusan atau graduation untuk para member yang ingin mengakhiri karirnya dalam grup tersebut.

Graduation juga bisa terjadi pada member grup 48 yang melanggar aturan atau “golden rules” yang ditetapkan manajemen.

Sister Group

Idol group ini adalah “sister group” dari AKB48 (Akihabara 48), idol group yang berkembang di Akihabara, Tokyo, Jepang.

Lebih khususnya, JKT48 merupakan “sister group” AKB pertama yang dibentuk di luar Jepang.

Layaknya franchise, AKB48 membuka sejumlah cabang 48 familiy. Berikut adalah sejumlah sister group dari AKB48.

  1. SKE48, berbasis di Sake, Nagoya, Jepang. Grup ini didirikan pada tahun 2008.
  2. NMB48, berbasis di Namba, Osaka, Jepang. Grup ini didirikan pada tahun 2010.
  3. HKT48, berbasis di Hakata, Fukuoka, Jepang. Grup ini didirikan pada tahun 2011.
  4. JKT48, berbasis di Jakarta, Indonesia. Ini adalah sister group internasional pertama yang didirikan di luar jepang. Grup ini didirikan pada tahun 2011.
  5. TPE48, berbasis di Taipei, Taiwan. Ini adalah sister group internasional kedua setelah JKT48. Kelompok ini didirikan pada tahun 2011.
  6. SNH48, berbasis di Shanghai, China. Grup ini adalah sister group internasional ketiga, didirikan pada 2012.
  7. NGT48, berbasis di Nigata, Jepang. Grup ini berdiri pada tahun 2015

Karena sejumlah persoalan, TPE48 dan SNH48 terpaksa hengkang sebagai family dan menyisakan lima sister groups yaitu SKE48, NMB48, JKT48, HKT48, dan NGT48.

Belum lama ini, manajamen AKB48 menyampaikan akan segera membentuk tiga sister groups baru yaitu di Bangkok-Thailand (BNK48), Taipei-Taiwan (TPE48), dan Manila-Filipina (MNL48). Idol group TPE48 akan dihidupkan kembali.

AKB48

Akademi keartisan ini pertama kali digagas oleh Yasushi Akimoto dari Jepang. AKB48 (baca: Ekebi forty eight) dibentuk pada Desember 2005.

Nama AKB48 diambil dari nama wilayah di Tokyo tempat AKB48 didirikan yaitu Akihabara. Di tempat itu AKB48 memiliki teater di lantai 8 toko Don Quijote.

Akimoto memperkenalkan konsep “idola yang dapat kamu temui” dan “tumbuh bersama fans”.

Konsep akademi keartisan dan “idola yang dapat kamu temui” inilah yang membedakan AKB48 dengan girls band.

Artinya, para penggemar AKB48 dapat menemui idola mereka setiap hari karena AKB48 menggelar pentas setiap hari di teater mereka di Akihabara.

Sementara itu, sesuai dengan moto “tumbuh bersama fans”, para penggemar bisa memberikan semangat serta dorongan kepada idolanya untuk berkembang.

Para fans dapat mengikuti perkembangan perjalanan idolanya yang dididik menjadi bintang di akademi itu.

“Kegilaan” para fans membuat para anggota AKB48 sungguh-sungguh menjadi idola dalam arti sebenar-benarnya.

JKT48

Sukses di Jepang, Akimoto membentuk “cabang” di Indonesia dengan mendirikan JKT48 di Jakarta. JKT48 adalah saudara kembar (sister group) pertama dari AKB48 di luar Jepang.

JKT48 pertama kali diumumkan pada 11 September 2011 di sebuah acara AKB48 di Makuhari Messe di Chiba.

Ketika JKT48 diumumkan, peminat yang ingin bergabung sangat banyak, tidak tanggung-tanggung mencapai angka 1.200 orang!

Setelah terpilih, generasi pertama yang beranggotakan 28 member diperkenalkan pada 3 November 2011.

Di antara semua anggota (members), ada yang berasal dari AKB48 yang dikirim ke Jakarta untuk bergabung dengan JKT48. Mereka adalah Haruka Nakagawa dan Aki Takajo. Namun kini, keduanya sudah menyatakan graduate dari 48Family.

Sebelum graduate, Aki Takajo ditarik kembali ke Jepang untuk bergabung kembali dengan AKB48, sedangkan Haruka graduate dalam posisinya sebagai member JKT48.

Sang produser mengatakan bahwa dua member  dari AKB48 ini akan menjadi jembatan persahabatan antara Indonesia dan Jepang.

Selain keduanya, ada pula anggota keturunan Jepang bernama Rena Nozawa yang tinggal di Jakarta. Kini, Rena dikirim ke Jepang untuk bergabung dengan AKB48.

Belakangan, ada member AKB48 Rina Chikano diboyong untuk memerkuat barisan idola Jakarta ini.

Hingga saat ini, JKT48 sudah mempunyai empat generasi dan total 63 anggota. Mereka dibagi dalam tiga tim (Team J, Team K3, dan Team T). Beberapa anggota yang bisa dibilang belum layak masuk tim, dinamakan anggota trainee.

The Members

Dalam sebuah band biasanya tiap personel punya perannya masing-masing seperti gitaris dan drummer. Di JKT48 pun demikian. Tiap anggota juga memiliki perannya masing-masing.

Ada yang dinobatkan jadi general manager (Melody), kapten tim (Haruka, Kinal, dan Shania), hingga center (banyak anggota yang pernah dapat posisi ini, contohnya Veranda dan Melody).

Hal lain yang juga membuat JKT48 menarik adalah karakter para member-nya. Antara satu member dan lainnya biasanya punya karakter yang berbeda.

Ada yang karakternya seperti adik kecil, gadis dari desa, cerewet, hingga pendiam. Sehingga wajar jika ada fans yang mengidolakan berat satu member tertentu.

Member yang didukung habis-habisan ini biasanya disebut sebagai oshimen.

Pertarungan Menjadi Center

Center, seperti namanya, adalah “pusat” dari JKT48. Di setiap lagu, ia berdiri di tengah, paling depan, dan paling terlihat. Tidak mudah untuk menjadi seorang center, makanya center adalah posisi yang paling diidam-idamkan para member JKT48. Kenapa ya?

dok. HAI

Karena posisinya ada di tengah, seluruh perhatian fans tentunya mengarah kepadanya.

Center dapat porsi menyanyi lebih

Durasi tampil di video klip lebih lama

Dipastikan bakal lebih tenar dari member lainnya

Ada dua jenis center: Center yang ditentukan
manajemen dan center yang ditentukan fans

dok. HAI

Center tidak selalu satu member. Kadang ada lagu yang punya dua center. Sering disebut double center.

The Theaters

Hal lain yang membuat JKT48 berbeda dari entertainer sebayanya adalah mereka punya markas sendiri yang bernama JKT48 Theater. Teater ini berada di lantai 4 (f)X Sudirman, Jakarta. Markas resmi JKT48 ini bisa menampung sekitar 300 orang.

Tapi jangan anggap di teater ini JKT48 membawakan pentas drama layaknya teater pada umumnya. Pentas JKT48 di teater ini kurang lebih sama dengan konser biasa.

Bedanya, lagu-lagu dalam teater ini hampir tidak pernah dibawakan dalam pertunjukan JKT48 di televisi atau media lain. Hampir setiap hari selalu ada pertunjukan di JKT48 Theater.

Saat ini, JKT48 rutin membawakan 4 jenis pertunjukkan yang disebut setlist, yaitu

  1. Bel Terakhir Berbunyi
  2. Sambil Menggandeng Erat Tanganku
  3. Dewi Theater
  4. Bunga Matahari

Untuk bisa menyaksikan pentas teater JKT48, ada cara khusus yang harus ditempuh. Caranya sama sekali berbeda dengan menonton konser biasa.

  • dok. HAI
  • dok. HAI
  • dok. HAI

Para fans harus mendaftar dulu di situs resmi JKT48, memesan tiket, dan menunggu pemberitahuan dari JKT48 Operation Team (JOT).

Caranya sebagai berikut:

  1. Klik tombol “SIGN UP” di halaman awal website JKT48.com untuk mendaftarkan User ID Anda.
  2. Setelah User ID Anda terdaftar, silakan masukan alamat email dan password pada kolom “SIGN IN”.
  3. Untuk memesan tiket Show Theater, Anda dapat mengakses melalui banner “JKT48 Theater Pembelian Tiket di sini” atau dengan cara klik tombol “JKT48 Theater Schedule”
  4. Jadwal Show Theater yang bisa Anda pesan adalah jadwal Show Theater yang ditandai dengan warna merah. Tanda merah untuk setiap user berbeda, sesuai dengan tipe anggota (OFC, General, Far, Female).
  5. Jika Anda klik jadwal Show Theater yang ditandai warna merah, maka informasi detail mengenai show tersebut akan muncul. Tekan tombol “Pesan Tiket” untuk memesan tiket Show Theater pada jadwal tersebut.
  6. Konfirmasi pemenang tiket akan dikirimkan melalui email. Untuk melihat status menang atau kalah pemesanan tiket, silakan cek di http://jkt48.com/mypage setelah waktu pesan tiket ditutup.

Bagi pemenang tiket, proses selanjutnya adalah menukarkan tiket, lalu baru Anda bisa menonton aksi Melody cs. di panggung.

Annual Events

Konsep dari JKT48 adalah "Idol yang dapat ditemui". Untuk mewujudkan konsep tersebut, hampir setiap hari diadakan pertunjukan oleh para member di teater JKT48.

Setelah pertunjukan penonton dapat kesempatan istimewa untuk melakukan tos yang disebut hightouch.

Jadi, sebelum keluar, para member JKT48 akan berdiri berjejer menyambut tos para penggemarnya yang berbaris mengantre keluar teater.

Selain teater, juga ada beberapa event rutin lainnya.

Handshake events

Handshake Event adalah acara rutin yang digelar JKT48. Di acara ini, para fans bisa berjabat tangan dengan member JKT48 idolanya. Satu tiket handshake berdurasi 10 detik jabat tangan.

Tiket handshake bisa didapatkan dengan membeli CD/download card. Jumlah tiket fans biasanya tidak dibatasi. Jadinya, ada saja fans yang menggunakan puluhan tiket handshake untuk member yang sama.

Handshake Event dapat dikatakan sebagai event yang paling penting. Fans dapat bercengkerama, berbicara, bahkan dapat lebih mengenal member satu per satu.

Senbatsu Sousenkyo

Selain itu, JKT48 juga punya event rutin lain yang selalu ditunggu-ditunggu fans. Nama acaranya adalah senbatsu sousenkyo. Apa itu?

Ini semacam pemilihan umum.  Para fans memilih siapa member yang berhak menjadi senbatsu, yaitu mereka yang dapat berpartisipasi dalam single utama.

dok. HAI

Senbatsu sousenkyo ini sudah dilakukan AKB48 selama 7 tahun terakhir, sejak tahun 2009. Partisipannya adalah AKB dan seluruh sister groups mereka.

Awalnya, sousenkyo ini diadakan karena banyak fans yang komplain gara-gara member yang mereka suka tidak tampil di video klip, atau kenapa yang jadi frontgirls (member yang berdiri paling depan) yang itu-itu aja.

dok. HAI

Jadilah, manajemen memberi kebebasan penuh bagi fans untuk memilih sendiri member mana yang berhak tampil jadi Senbatsu melalui dukungan mereka.

Pemilu JKT48 ini cuma digelar setahun sekali. Baru tiga kali pemilu JKT48 digelar, yakni 2014 yang menempatkan Melody pada posisi puncak,  2015 dan 2016 dengan Veranda sebagai pemuncaknya.

Untuk bisa berpartisipasi dalam pemilu JKT48 ini, fans harus membeli CD untuk mendapatkan tiket voting.

Seputar Sousenkyo

269.154

Total jumlah voters untuk Team J di “Pemilihan Member Single” ke-13 JKT48 adalah 269.154.

GBK

Sousenkyo tahun 2016 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan dihadiri ribuan fans dari berbagai kota.

22.404 42.005

Veranda memecahkan rekor sebagai member yang dua kali berturut-turut berada di peringkat pertama. Jumlah vote-nya juga meningkat drastis, dari 22.404 pada tahun 2015 menjadi 42.005 pada tahun 2016.

Rp 209 juta

Jika diuangkan, total vote Veranda saja bisa sampai Rp 209 juta.

3 Tahun

Selama 3 tahun, event ini selalu disiarkan televisi swasta.

The Fans

Sebagai idol group semua hal yang dilakukan JKT48 itu tak ada artinya tanpa fans. Fans JKT48 sering disebut wota oleh khalayak. Definisi asli wota sebenarnya tidak sepenuhnya tepat untuk dilekatkan pada fans JKT48 saja.

Kata wota berawal dari kata otaku yang mulanya disematkan pada orang-orang yang begitu gemar akan sesuatu sehingga sangat asyik dengan dirinya sendiri dan mengabaikan kehidupan sosialnya.

Otaku biasanya identik dengan mereka yang menggemari anime, manga, musik, videogame, atau kegemaran lain. Di barat orang-orang seperti ini biasa disebut geek.

Perlahan, kata otaku bergeser menjadi wotaku (dibaca “ootaku”). Untuk membedakannya dengan otaku, wotaku dimengerti sebagai mereka yang ngefans berat dengan sosok-sosok idola.

Biasanya obyek fans para wotaku adalah idol group seperti JKT48. Wotaku juga biasa disebut wota.

  • dok. HAI
  • dok. HAI
  • dok. HAI

Mereka adalah orang-orang yang mempunyai dedikasi tinggi untuk mendukung dan mengikuti perkembangan idol-idol mereka. Antusiasme dan obsesi yang mereka punya lebih tinggi dari fans biasa.

Beberapa hal wajib yang harus dimiliki seorang fans JKT48.

  • Lightstick, tongkat lampu berwarna yang digoyang-goyangkan sambil ngechants saat menonton pertunjukan teater.
  • Hafal chants, yaitu teriakan-teriakan khusus untuk mendukung member.
  • Wotagei, gerakan-gerakan khas yang dilakukan ketika menonton konser.
  • Photopack, foto berukuran 3R bergambar member.
  • Koleksi CD yang banyak karena sebenarnya yang mereka butuhkan cuma tiket bonus dari CD tersebut.

JKT48 juga menyediakan wadah klub penggemar resmi untuk para fans mereka. Untuk menjadi anggota official fans club (OFC) JKT48, penggemar harus mendaftar di jkt48.com.

Untuk mendapatkan keuntungan lebih, fans juga bisa meng-upgrade keanggotaan dengan membayar iuran dan mendapat keuntungan yang tidak didapat fans lainnya seperti mengikuti event spesial mulai dari futsal, dodgeball, sampai kunjungan ke museum, mendapat OFC magazine, serta slot prioritas tiket teater.

Pijaru

Penghargaan Untuk Fans Setia

JKT48 juga memberikan penghargaan lebih buat para fans yang telah lebih dari 100 kali menonton teater dengan menempatkan mereka sebagai MVP (Most Valuable Person) Award. Hadiah untuk MVP award adalah:

100 MVP

Bagi yang telah hadir di JKT48 Theater sebanyak 100 kali bisa mendapatkan:

JKT48 Original MVP T-shirts dengan tandatangan member yang hadir di pertunjukan teater hari itu.

Pin Badge 100 MVP

"Wall of Fame" 100 MVP di website resmi JKT48

200 MVP

Bagi yang telah hadir di JKT48 Theater sebanyak 200 kali bisa mendapatkan:

Foto bersama seluruh member yang hadir di pertunjukan teater hari itu.

Pin Badge 200 MVP

"Wall of Fame" 200 MVP di website resmi JKT48

300 MVP

Bagi yang telah hadir di JKT48 Theater sebanyak 300 kali bisa mendapatkan:

Video original buatan member khusus untuk peraih 300 MVP.

Pin Badge 300 MVP

"Wall of Fame" 300 MVP di website resmi JKT48

Mereka yang Ngefans Berat Dengan JKT48

Sejak kemunculannya di tanah air, JKT48 membuat banyak anak muda tergila-gila. Para penggemar berat JKT 48 rela melakukan hal-hal yang tidak biasa sebagai tanda cinta mereka pada sang idola.

Yudis, laki-laki asal Jakarta, adalah salah satunya. Penampilannya nyentrik. Dengan rambutnya yang diwarnai bergaya harajuku, ia seperti menahbiskan dirinya sebagai fans berat JKT48.

Yudis mengaku kecintaannya terhadap JKT48 sudah tumbuh sejak tahun 2013. Awalnya ia mengaku penasaran dengan grup wanita-wanita berparas ayu ini saat melihat mereka tampil di sejumlah iklan di televisi.

Rasa penasarannya memuncak setelah seorang member, Shania, sempat melempar senyum padanya saat tak sengaja bertemu.

"Pernah makan di mal, terus ada member namanya Shania, terus dia kayak ngasih senyum gitu ke aku, manis banget, jadi penasaran. Nyari-nyari videonya, penasaran, akhirnya ngikutin," ujar Yudis saat ditemui Kompas.com di kediamannya di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Seberapa berat kecintaan Yudis pada JKT48?

Ia pernah membeli 100 keping CD (compact disk) lagu JKT48 yang sama saat "handshake event" hanya untuk berbincang dengan oshimen atau member idol favoritnya, Sinka.

"Handshake event" adalah acara yang paling ditunggu para fans. Hanya dalam kesempatan itulah para fans bisa langsung bertatap muka dan berbincang dengan oshimen mereka.

Tidak murah

KOMPAS.COM

Untuk bisa mengikuti acara ini para fans diwajibkan membeli tiket berbentuk CD dengan harga sekitar Rp 30.000. Dengan satu CD para fans mendapat kesempatan berbincang dengan idolanya sambil berjabat tangan selama 10 detik.

Dengan 100 CD maka Yudis memiliki jatah waktu 1.000 detik atau sekitar 16 menit. Untuk mendapatkan waktu sebanyak itu, ia harus merogoh koceknya sebesar Rp 3 juta.

Yudis juga pernah mendapat gelar sebagai Most Valuable Participants (MVP) atau fans yang sering menonton teater JKT48 dengan kehadiran minimal sebanyak 100 kali.

Untuk sekali nonton teater, tiket masuk dibandrol seharga Rp 100.000. Artinya, untuk 100 kali nonton, Yudis sudah mengeluarkan uang sebanyak Rp 10 juta.

"Setiap handshake aku beli 100 tiket. Artinya 100 CD, CD yang sama, dan udah 13 kali handshake. Aku nonton 100 kali, sekali nonton Rp 100.000. Kalau dihitung-hitung, udah dapat DP (down payment) mobil lah, he he he," ujar Yudis.

Silakan hitung berapa banyak uang yang sudah dikeluarkan Yudis.

Dipandang miring

  • KOMPAS.COM
  • KOMPAS.COM

Yudis mengetahui kalau hobinya itu terbilang "mewah". Untuk itu, pria yang bekerja di salah satu perusahaan minuman multinasional di Jakarta ini mengaku harus pintar-pintar untuk mengatur keuangannya.

"Aku ada limit buat makan, nabung dan hura-hura, dan hura-hura ini agak costly ya. Tapi jadi fans itu pilihan. Kalau ada kesempatan dan rejeki, dan hilangin stres juga, yang penting saya happy," ujar Yudis.

Sejak menjadi fans JKT48, Yudis mengaku mendapat tanggapan miring di lingkungan pertemanannya. Banyak yang mengatakan sejak dirinya menjadi fans JKT48, sosialisasi dengan lingkungannya berkurang.

Namun, menurut Yudis, tak ada yang berubah dari dirinya. Menurut dia, teman-temannya sangat mengerti. Apapun pandangan orang, kata Yudis, tak akan mempengaruhi rasa sukanya terhadap JKT48.

"Ada yang sering bilang get a life, cari kehidupan lain lah jangan gini terus. Kalau orang dekat selalu bilang 'oh, Yudis emang udah aneh'. Waktu sekolah pun Jepang-Jepangan suka banget.  Aku udah biasa mendapat cap sebagai orang yang agak unik," ujar Yudis.

Yang sudah tidak muda lagi

Seperti dengan Yudis, Emil Chandrawisesa juga seorang penggemar berat JKT48. Umurnya tak lagi muda, 45 tahun. Ia juga sudah berkeluarga. Emil mengikuti perkembangan JKT48 hingga sampai ke generasi ke tiga (sekarang sedang dalam proses audisi generasi kelima).

Emil sadar umurnya tak muda lagi. Untuk itu ia menyebut memilih untuk menjadi menjadi fans yang lebih dewasa dibanding harus meniru fans JKT48 lainnya yang rata-rata berumur belasan tahun.

Emil mengatakan, sampai saat ini dirinya terus mendukung seluruh member agar bisa setara dengan AKB48. Selain menjadi fans JKT48, Emil mengaku, ia  juga fans berat AKB48.

Bahkan pada tahun 2008 dan 2009, Emil menyempatkan diri untuk datang ke Jepang menonton grup idol kesayangannya itu. Puluhan keping CD dan poster AKB4 masih tersimpan rapi di kamarnya.

Di awal kemunculan JKT48, Emil sempat meragukan apakah JKT48 akan setara dengan AKB48. Namun seiring berjalannya waktu, Emil merasa begitu banyak perubahan yang terjadi pada diri para member, sehingga membuatnya semakin suka dan tetap menjadi fans setia. Terlebih saat kemunculan Haruka, oshimen Emil yang dulu sempat bergabung di AKB48.

"Bisa enggak, apakah idol di sini bisa mengambil sikap dan jiwa layaknya AKB48? Ya memang nggak seperti idol di Jepang, tapi saya pikir itu masih layak untuk saya dukung, ya saya dukung. Apalagi ada oshimen saya, Haruka he he he," ujar Emil.

Hal yang paling dia sukai dari JKT48 yaitu proses perubahan para member berubah menjadi sosok yang lebih dewasa.

Emil mengibaratkan para member layaknya "pokemon" yang semakin diasah kemampuannya maka akan terus berevolusi menjadi sesuatu yang lebih besar dan berharga.

Didukung isteri

Kecintaannya terhadap anak-anak remaja ini terkadang mendapat ledekan dari sang isteri. Namun ledekan itu hanya gurauan belaka menurut Emil.

Ia mengatakan mereka berdua saling mendukung, sang istri menyukai musik-musik beraliran rock metal, sedangkan dirinya menyukai JKT48. Cukup sering mereka saling menemani satu sama lain ketika menonton konser grup musik yang mereka suka.

Selain di rumah, Emil mengaku sempat memajang foto-foto JKT48 dan AK48 di ruang kerjanya. Emil yang bekerja sebagai manager di salah satu perusahaan IT tersebut mengatakan hampir seluruh pekerja di kantornya menyukai JKT48.

Emil juga memanfaatkan kecintaan para karyawannya terhadap JKT48 dengan memberikan sejumlah motivasi.

Ia mengatakan, kalau hobi tersebut terbilang mahal, untuk itu dia memotivasi para pekerjaanya untuk bisa lebih giat bekerja agar hobi mereka tetap bisa tersalurkan.

Untuk biaya yang dikeluarkan, Emil mengaku tak mau hitung-hitung. Pria yang juga memiliki hobi mengumpulkan action figure Gundam ini mengaku setiap bulan menganggarkan 5 persen dari pendapatannya untuk menyalurkan hobinya itu.

Kecintaannya terhadap JKT48 juga sempat tertuang dari sejumlah tulisannya di blog. Di ruang maya tersebut  Emil menceritakan hal menarik dari sudut pandangnya terkait interaksi antara fans dan member, serta kecemburuan-kecemburuan yang sering menghinggapi para fans.

KOMPAS.COM

Kamus JKT48

Center

Posisi paling tengah depan yang biasanya diisi member yang dianggap paling kompeten. Center bisa dipilih melalui senbatsu sousenkyo, ditunjuk manajemen, atau melalui kompetisi/kontes tertentu, seperti kompetisi janken.

Chant

Sorakan atau yel-yel para fans saat menonton langsung penampilan idolanya. Sorakan ini diteriakkan fans saat lagu memasuki bagian-bagian tertentu seperti overture, intro, atau sewaktu tempo lagu melambat. Kata-kata yang diteriakkan saat nge-chant itu seragam dan ada standarnya.

Golden rules

Aturan-aturan yang harus ditaati para member. Aturan tersebut di antaranya tidak boleh berpacaran, tidak boleh menggunakan make up tebal, pakaian menyolok, ke diskotek, mabuk-mabukan, merokok, berfoto dengan fans, atau membalas mention fans di situs jejaring sosial.

Handshake

Suatu acara saat fans bisa berjabat tangan dengan member yang mereka pilih. Mereka bisa ngobrol, bercanda, dan mengenal member lebih dekat. Untuk dapat berjabat tangan, fans harus memiliki tiket yang dijual bersamaan dengan CD single.

High touch

Atau high five. Biasa juga disebut “tos” antara member dengan fans seusai konser/teater berlangsung.

Janken

Suit gunting-kertas-batu.

Janken Taikai

Atau turnamen janken, merupakan kompetisi suit yang diikuti member. Pemenang kompetisi ini berhak menjadi center dalam single yang akan diluncurkan berikutnya.

Jikoshoukai

Sesi perkenalan diri masing-masing member. Saat memperkenalkan diri, biasanya member menyampaikan kata-kata khas yang membedakan dirinya dengan member lain. Kata-kata khas ini biasanya disebut catchphrase. Contohnya, “Ceria dan bersinar selalu! Aku, Melody!”.

Kage Ana

Member non-MC yang menyampaikan pengumuman melalui pengeras suara sebelum, saat, atau setelah konser/teater.

Kaigai

Member AKB48 yang bergabung dengan sister group di luar Jepang. Adapun member kaigai di JKT48 adalah Haruka Nakagawa dan Rina Chikano.

Kenkyuusei

Disebut juga “research student”. Saat menjalani tahap “research student”, member tersebut seperti mengikuti magang, atau latihan. Mereka juga seperti tim cadangan yang menggantikan member yang berhalangan tampil di teater.

Lightstick

Semacam tongkat menyala dalam warna-warna tertentu. Tongkat ini biasanya dibawa para fans saat menonton pertunjukan langsung para idola. Lightstick seolah menjadi pelengkap untuk chant.

Oshimen

Member yang paling didukung. Sering juga disebut “oshi”.

Oshihen

Saat fans mengganti oshi dari satu member ke member lain.

Renai kinshi

Aturan anti-cinta. Merupakan salah satu aturan yang paling sulit bagi member untuk ditaati. Member tidak boleh berpacaran, dekat dengan pria, bahkan berfoto dengan pria. Sebuah foto member dengan seorang pria bisa menghancurkan karier mereka karena rawan dikecam wota garis keras yang ingin idolanya menjaga image.

Stage Song

Lagu di stage masing-masing tim.

Senbatsu

Member pilihan yang berhasil menduduki peringkat 16 besar dalam senbatsu sousenkyo (pemilihan umum). Kata ini juga untuk menyebut member yang terpilih tampil dalam single tertentu. Senbatsu bisa dipilih pihak manajemen, melalui pemilihan umum, atau melalui pertandingan suit (janken).

Senbatsu sousenkyo

Pemilihan umum atau sering juga disebut “senbatsu”. Melalui pemilihan umum, para fans bisa mendukung member-nya dengan memberikan vote untuk mereka. Nantinya, akan diumumkan peringkat popularitas member berdasarkan hasil voting fans. Semakin atas peringkat seorang member, maka semakin besar kesempatannya untuk diekspose dan diliput media massa. 16 member teratas akan tampil pada single utama. Mereka biasanya disebut sebagai “senbatsu”. Ada pula member “under girls” yang tingkat popularitasnya di bawah member senbatsu.

Setlist

Daftar lagu yang dibawakan suatu tim.

Shensuraku

Penampilan terakhir dalam sebuah panggung.

Shonichi

Penampilan perdana.

Sister group

Idol Group di bawah manajemen Akimoto Yasushi selain AKB48.

Teater

Tempat idol group dari 48Family live performance secara rutin.

Undergirls

Member yang menduduki peringkat 17-23, atau di bawah senbatsu (1-16). Member posisi 17 adalah center undergirls.

Unit song

Lagu stage yang dinyanyikan formasi member tertentu. Biasanya terdri dari 1 member populer didampingi dengan 2-4 member lain. Letaknya beruntun 4-5 lagu di tengah setlist stage.

Wota

Panggilan untuk fans fanatik idol group di Jepang.

Wotagei

Yel-yel dan tarian khusus yang dilakukan fans saat idolanya tampil.

Producer
Heru Margianto
Writer
Alvin Bahar (HAI) Icha Rastika David Oliver Purba
Photo
dok. HAI
Video
Adhyatmika Reshan Janotama Ivan P Demon Ezra Faried Christina Levina Annas Araissy Sherly Susanto
Copywriter
Georgious Jovinto
Graphic Designer
Cassandra Etania
Developer
Moh. Khoirul Huda

*Hasil kerjasama dengan majalah HAI.


Copyright 2016. Kompas.com