Back To Top

panda

SI RAKSASA YANG MENGGEMASKAN


Scroll More

photo-1.jpg
Masyarakat Indonesia akhirnya bisa melihat panda raksasa (Ailuropodamelanoleuca) yang menggemaskan tanpa harus jauh-jauh terbang ke Singapura ataupun Thailand.

Cai Tao (jantan) dan Hu Chun (betina) siap menyambut Anda di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Jawa Barat.

Sepasang panda ini tiba di Indonesia pada 28 September 2017, setelah terbang menempuh jarak lebih 4.400 kilometer dan jalan darat lebih dari 200 km dari Wolong, Wenchuan, Provinsi Sinchuan, China, hingga ke Istana Panda di Taman Safari Indonesia di Cisarua.

Setelah dikarantina sekitar 1 bulan, dua panda berumur 7 tahun itu akhirnya siap diperlihatkan kepada masyarakat. Pada 1 November 2017, insan media berkesempatan untuk melihat wujud kedua panda tersebut.

Kehadiran kedua panda ini merupakan bagian dari program loan breeding dari China dengan masa pinjam sekitar 10 tahun. Diharapkan, saat berada di Indonesia, hewan yang masuk dalam kategori warisan dunia ini bisa menjadi sejoli sehingga mendapatkan keturunan.

Jumlah Panda

Tahun 2016, lembaga internasional untuk konservasi alam, IUCN, mengumumkan bahwa panda tidak lagi masuk dalam daftar spesies yang terancam punah.

Status hewan yang disayangi masyarakat ini berubah dari "terancam" menjadi "rentan" karena populasinya terus berkembang seiring dengan upaya Pemerintah China untuk menyelamatkan hewan menggemaskan itu dari tepi jurang kepunahan.

Laporan IUCN dalam satu dekade hingga tahun 2014 menunjukkan, populasi panda raksasa meningkat hingga 17 persen dengan total populasi panda mencapai 2.060 ekor, termasuk yang ada di dalam penangkaran (konservasi dan kebun binatang).

5 Fakta

Tentang

Panda

five-1.png

1. Keluarga Beruang

Panda ternyata satu famili atau keluarga besar dengan beruang. Dengan begitu, tentu saja ia tergolong dalam hewan karnivora atau pemakan daging. Uniknya, meski karnivora, panda lebih memilih makan bambu, rumput, dan buah-buahan, ketimbang daging.

1/5
five-2.png

2. Banyak menghabiskan makanan

Dalam sehari, panda raksasa ini mampu menghabiskan lebih dari 20 kilogram bambu dengan berbagai jenis. Tak heran, Taman Safari Indonesia telah menyiapkan 17 jenis bambu dan 70 jenis rumput di lahan puluhan hektar.

2/5
five-3.png

3. Rabun tetapi peka terhadap suara dan penciuman

Penglihatan panda tidak terlalu bagus. Hal itu terlihat dari gerak jalannya yang unik, terkadang jatuh, atau melambat. Namun, indra penciuman dan pendengaran panda sangat peka.

3/5
five-4.png

4. Hewan soliter

Panda merupakan hewan soliter, atau penyendiri dengan teritorinya masing-masing. Ia dapat menandai dan mengenali daerah teritorial atau kekuasaannya dari indera penciumannya yang tajam.

4/5
five-5.png

5. Banyak tidur

Pola hidup inilah yang membuat panda sangat unik. Ia akan menghabiskan waktu 13 jam dalam satu satu hanya untuk tidur. Jika diamati, ia terlihat hanya bangun ketika lapar. Lalu saat sudah kenyang, panda akan tertidur, entah di tempat favoritnya atau di sembarang tempat.

5/5

Panda "Expatriat"

ekspatriat.png

China Conservation and Research Center for Giant Pandas (CCRCGP) sebagai lembaga konservasi panda di China sudah bekerja sama dengan 14 kebun binatang di 12 negara. Terdapat 30 panda yang yang menjadi “ekspatriat” di mancanegara dan membuahkan 18 anak panda. Saat ini, 11 panda yang lahir di luar negeri sudah kembali ke China. Daftar panda yang masih berkelana di mancanegara:

Amerika Serikat

Smithsonian’s National Zoological Park

Mei Xiang, Tian Tian, dan Bei Bei

Amerika Serikat

San Diego Zoo Global

Bai Yub, Gao Gao, dan Xiao Liwu

Thailand

Chiangmai Zoo

Mei Xiang, Tian Tian, dan Bei Bei

Austria

Zoo Vienna

Yang Yang, Fu Ban, dan Fu Feng

Australia

Adelaide Zoo

Wang Wang & Fu Ni

Jepang

Ueno Zoo

Bi Li, Xian Nu, dan Xian NuZai

Jepang

Kobe Oji Zoo

Shuang Shuang

Korea Selatan

Everland Park

Yuang Xin & Hua Ni

Inggris

Royal Zoological of London-Edinburgh Zoo

Yang Guang & Tian Tian

Singapura

River Safari

Wu Jie & Hu Bao

Belgia

Pairi Daiza Zoo

Xing Hui, Hao Hao, dan Tian Bao

Malaysia

Zoo Negara

Fu Wa, Feng Yi, dan Nuan Nuan

Belanda

Ouwehands Zoo Rhenen

Xing Ya & Wu Wen

Indonesia

Taman Safari

Cai Tao & Hu Chun

Menjemput Panda

pickingup.png

Persiapan

Memindahkan hewan sebesar panda terbang melintasi lautan tentu memerlukan persiapan yang tidak main-main. Bongot Huaso Mulia, dokter hewan Taman Safari Indonesia, menyebutkan beberapa persiapan yang dilakukan Cai Tao dan Hu Chun sebelum terbang sejauh kira-kira 4.400 kilometer dari China ke Indonesia.

  • Kredit: Erlangga Djumena/Kompas.com

    1/4

  • Kredit: Erlangga Djumena/Kompas.com

    2/4

  • Kredit: Erlangga Djumena/Kompas.com

    3/4

  • Kredit: Erlangga Djumena/Kompas.com

    4/4

Supaya terbiasa di dalam tempat kecil selama penerbangan, kedua panda sebelumnya menjalani proses habituasi. Mereka diberi makan ketika berada di dalam kandang kecil untuk membentuk persepsi bahwa jika dia berada dalam kandang kecil, berarti dia mendapatkan makanan. Dengan begitu, kandang kecil pun menjadi tempat yang menyenangkan bagi mereka.

Dalam prosesnya, kedua panda dikarantina terlebih dahulu selama sebulan. Kemudian, mereka juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Selama Penerbangan

Cai Tao dan Hu Chun terbang dengan menggunakan pesawat Airbus 330-200 berbadan lebar milik Garuda Indonesia. Kedua panda ditempatkan di kargo dalam kandang besi berukuran panjang 1,80 meter, tinggi 1,50 meter, dan lebar 1,25 meter.

Mereka didampingi oleh dua dokter hewan dan dua pengasuh dari Taman Safari Indonesia dan China Conservation and Research Centre for Giant Panda (CCRCGP). Mereka juga membawa makanan panda, obat-obatan, dan oksigen.

Menurut Bongot Huaso Mulia, dokter hewan Taman Safari Indonesia, di dalam kandang terdapat alas tidur dan pakan, yakni bambu berupa daun dan batang, panda cake, buah-buahan, dan rebung.

Setelah terbang sekitar 5 jam lebih dari Bandara Internasional Shuangliu, Chengdu, China, akhirnya kedua panda mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Indonesia, Kamis (28/9/2017) pagi, sekitar pukul 08.50 WIB.

Setelah itu, kedua panda dibawa ke Taman Safari Indonesia di Cisarua, Bogor.

Fakta

Klik Salah Satu Dari Dua Panda Di Bawah Ini

Cai Tao

Hu Chun

  • No Studbook 794

  • Ayah: Wu Gang

  • Ibu: Ye Ye

  • Lahir 8 September 2010 di Ya'an Bifengxia Base

  • Cantik, pintar, dan lembut

  • Berat badan 120 kg

  • No Studbook 778

  • Ayah: Yuan Yuan

  • Ibu: Na Na

  • Lahir 4 Agustus 2010 di Ya'an Bifengxia Base

  • Ganteng, atletis, dan waspada

  • Berat 127 kg

    Hu Chun

  • No Studbook 794

  • Ayah: Wu Gang

  • Ibu: Ye Ye

  • lahir 8 September 2010 di Ya'an Bifengxia Base

  • Cantik, pintar, dan lembut

  • Berat badan 120 kg

    Cai Tao

  • No Studbook 778

  • Ayah: Yuan Yuan

  • Ibu: Na Na

  • lahir 4 Agustus 2010 di Ya'an Bifengxia Base

  • Ganteng, atletis, dan waspada

  • Berat 127 kg

BERKUNJUNG KE ISTANA Panda

visiting.png

Untuk menuju wisata panda di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, wisatawan bisa mulai dari membeli tiket di kantor tiket umum setelah gerbang masuk. Tiket kunjungan panda dibeli di sini dengan harga Rp 210.000 (pengunjung di bawah 6 tahun) hingga Rp 230.000, sudah termasuk tiket terusan berbagai wahana di Taman Safari Indonesia.

Dari sana, wisatawan khusus panda akan diantar menuju selter khusus menuju Istana Panda. Lokasi selter khusus panda berdekatan dengan tempat pembelian tiket umum.

Dari selter khusus tersebut, “bus panda” dengan kapasitas 90 orang akan mengantarkan wisatawan ke Istana Panda Indonesia.

Ada dua bus yang melayani wisatawan dari selter khusus panda ke Istana Panda. Jadwal berangkat bus (selter-Istana Panda) pukul 08.00-16.00 WIB, sementara jadwal pulang (Istana Panda-selter) pukul 10.00-17.00 WIB.

Perjalanan menuju Istana Panda ditempuh hanya dalam waktu lima menit. Jalannya menanjak dan berkelok-kelok sejauh 1 kilometer.

Di sepanjang jalan menuju Istana Panda, terlihat berbagai jenis bambu lebat yang memang ditanam khusus untuk pakan panda, seperti bambu kuning, bambu krisik, dan bambu saunsea.

Lalu, sampailah pengunjung di tengah rimbunnya kawasan penyangga (buffer zone) Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Tiga patung panda besar di depan bangunan merah berarsitektur oriental akan menyambut wisatawan.

Fakta-fakta Istana Panda

Kandang panda yang dinamai Istana Panda Indonesia ini digadang-gadang menjadi rumah panda termegah di dunia. Tersedia fasilitas lengkap dan mewah bagi Cai Tao dan Hu Chun. Kondisi alamnya pun dipilih yang semirip mungkin dengan kondisi di Cagar Alam Nasional Wolong, Chengdu, Provinsi Sichuan, China.

  • Fakta #1

    Istana Panda Indonesia merepresentasikan budaya asal panda, yaitu arsitektur Negeri Tirai Bambu yang oriental. Bentuk istana ini juga mengadopsi budaya Mongol, seperti dataran tinggi yang menjadi habitat panda.

  • Fakta #2

    Panda raksasa menempati dua kandang dengan lokasi indoor dan outdoor. Dua kawasan ini bisa dikunjungi wisatawan dengan jalur satu arah (alur wisatawan bertahap dan tidak bisa balik arah).

  • Fakta #3

    Pada bagian indoor, kandang keduanya berlapis kaca tebal. Sementara itu, kawasan outdoor didesain dengan pepohonan alami, dan rumah kayu sebagai tempat mereka bermain.

  • Fakta #4

    Istana Panda Indonesia berada di tengah-tengah rimbunnya kawasan penyangga (buffer zone) Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

  • Fakta #5

    Istana Panda Indonesia menempati lahan tertinggi di Taman Safari Indonesia, yakni 1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl).

  • Fakta #6

    Suhu harian di ketinggian tersebut 15-24 derajat celsius.

  • Fakta #7

    Bangunan Istana Panda memiliki luas 5.000 meter persegi, dan didirikan di atas lahan 3 hektar.

  • Fakta #8

    Terdapat ruang edukasi bagi pengunjung.

Do's And Don'ts Saat Melihat Panda

Panda merupakan hewan langka yang sangat dilindungi sehingga mendapatkan perlakuan khusus. Maka dari itu, saat kita ingin melihatnya, terdapat peraturan-peraturan yang harus ditaati. Karakter panda yang minim penglihatan tetapi sangat tajam di indera pendengaran dan penciuman membuat wisatawan harus menaati beberapa peraturan berikut:

Don'ts

  • Dilarang merokok di Istana Panda Indonesia. Selain karena tempat ini berpendingin ruangan, tentunya banyak binatang yang perlu bernapas dengan udara segar.

  • Dilarang memotret dengan menggunakan lampu kilat. Meskipun indera pengelihatan panda minim, ia sangat peka terhadap kejutan cahaya. Akibatnya, mereka bisa kaget dan berperilaku aneh atau stres.

  • Dilarang makan dan minum di kawasan panda, kecuali di resto panda. Makan dan minum di kawasan panda akan mengotori Istana Panda yang amat dijaga kebersihannya. Selain itu, indera penciuman panda sangat peka terhadap makanan.

  • Dilarang mengetuk-ngetuk kandang panda. Indera pendengaran panda juga sangat tajam sehingga akan peka jika lapisan kaca kandang diketuk. Bahkan, panda bisa merasa terancam.

  • Dilarang memberi makan panda. Salah satu jalan masuk sumber penyakit adalah makanan, termasuk makanan dari pengunjung yang kondisinya tidak terjamin.

  • Dilarang membunyikan ponsel. Pengunjung diwajibkan menggunakan mode silent pada perangkat alat komunikasi masing-masing. Bunyi-bunyian yang keras, termasuk nada dering ponsel, mudah mengganggu pendengaran panda dan bisa membuatnya gusar ataupun stres.

  • Dilarang memanjat dinding area panda karena akan membuat mereka merasa terancam jika melihatnya, di samping akan membahayakan si pengunjung jika terjatuh ke dalam kandang.

  • Dilarang bersuara keras di sekitar kandang panda. Salah satu penjaga mengatakan, panda peka sekali dengan suara dan penciuman, jadi pengunjung dilarang ribut, bersuara gaduh, apalagi berteriak, misalnya karena gemas.

Do's

Wisatawan bisa melakukan ini di Istana Panda:

  • Berswafoto dengan latar belakang panda, mengingat banyak sudut yang bisa dimanfaatkan pengunjung.

  • Mengamati tingkah polah panda yang menggemaskan.

  • Memotret panda dari jarak aman yang telah dipagari pihak Taman Safari Indonesia.

Aneka Suvenir Panda

Setelah lelah berkeliling dan menikmati tingkah laku panda yang menggemaskan, wisatawan dapat menikmati aneka suvenir unik bertemakan panda. Bertempat di lantai dua Istana Panda, di bagian tersebut terdapat sebuah restoran. Selain menjual makanan berat, seperti dimsum, shapo, dan nasi bakar, restoran ini juga menjual makanan bertema panda.

  • Foto suasana di toko merchandise Istana Panda

    Kredit: Kompas.COM

    1/6

  • Foto suasana di toko merchandise Istana Panda

    Kredit: Kompas.COM

    2/6

  • Foto suasana di toko merchandise Istana Panda

    Kredit: Kompas.COM

    3/6

  • Foto suasana di toko merchandise Istana Panda

    Kredit: Kompas.COM

    4/6

  • Foto suasana di toko merchandise Istana Panda

    Kredit: Kompas.COM

    5/6

  • Foto suasana di toko merchandise Istana Panda

    Kredit: Kompas.COM

    6/6

Bakso panda, bakpao panda, roti panda, dan cake panda dapat Anda pesan di salah satu sudut resto.  Anda pun bisa menyantapnya dengan suguhan alam yang asri di kaki Gunung Gede Pangrango atau memilih untuk menghadap kandang outdoor panda.

Tak hanya makanan, lebih dari 20 macam suvenir menggemaskan berbentuk panda bisa didapatkan di lantai satu. Ragam suvenirnya adalah kaus, jaket, berbagai desain tas, topi, kupluk, gantungan kunci, boneka, scarf, stiker, hingga penghapus berbentuk panda.